Dear ……….Segala rasa dan gejolak jiwa tentangmu kutitipkan pada lautan,
tempat dimana engkau selalu melepas kepenatan dan mencurahkan isi hatimu. Di pantai kita berpagut dan kuharap dipantai juga jejak langkahku ini kau temukan. Milyaran tanya tentangmu tiada juga kutemukan jawab, hatiku semakin melemah mengharap hadirmu dalam biru. Jiwaku semakin meracau menunggu kau jemput aku menuju telaga tempat kita menyimpan beribu kenangan.Rasanya apa yang pernah kita bangun di atas pasir telah roboh terhempas ombak. Kini aku membangun istana pasir di atas gunung jauh
darimu. Dan aku tahu, angin akan mengikis
dan akhirnya menghilangkan istanaku tanpa
bekas, itu hatiku tanpa hadirmu ........
Aku tetap mencintaimu
Aku tak tahu apakah suratku ini sampai ditanganmu atau ditelan hiu dan larut, yang aku tahu aku telah memberi kabar padamu. Aku
tak tahu harus kemana aku kirim suratku
ini setelah keberadaanmu seperti angin. Aku
berharap ada hati terpercik buih lautan, menemukan guratan hatiku ini dan menyampaikannya
padamu, jikalau pun tidak, aku akan mengatakan padamu saat malam menjemputku
ke alam kelanjutan.
"Dear, I LOVE YOU FOREVER"